Sunday, August 11, 2019

PENGALAMAN LIVE-IN SAYA - Ivana Gabriella

Pada kelas 7 kemarin, angkatan kami melaksanakan Live-In di Desa Bulakrejo, Ngrambe.
Saya mendapatkan kelompok yang berisi 4 orang, yaitu : Kakak Pendamping, dan 3 orang peserta. Berikut adalah pengalaman Live-In saya.


1. Jum'at, 29 Maret 2019
         
     
            Hari Jum'at, kami berkumpul di aula bawah sekolah sekitar pukul 07:30 dengan sudah membawa perlengkapan selama Live-In. Di sana, kami diberi beberapa pengarahan oleh guru, lalu berangkat ke tempat Live-In sesuai kendaraan yang sudah ditentukan. Sesampainya di sana, kami berkumpul di Gereja Hati Kudus untuk bertemu induk semang kami masing-masing. Setelah bertemu, kami dengan kelompok kami masing-masing bersama dengan induk semang pergi ke rumah tempat kami tinggal. Kami sampai di rumah induk semang sekitar pukul 11:30. Di sana, kami disambut dengan induk semang kami, Bu Marmi. Kami diajak untuk makan siang dengan makanan yang sudah disediakan. Di sana, semua masakannya enak, Bu Marmi memang pintar dalam hal memasak. Makan siang kami disuguhi dengan sayur sop, ayam suwir, telur dadar, pepes tongkol, perkedel, nasi, dan sambal yang enak sekali. Seketika, banyanganku tentang bagaimana menderitanya hidup di desa hilang. Sesudah selsai makan, kami mencuci piring, lalu membantu Bu Marmi menyapu halaman. setelahnya, kami disuruh menonton TV. Pukul 15:00, kami disuruh mandi dan diajak ke gereja untuk mengikuti Jalan Salib. Di sana, kami bertemu dengan teman-teman kami lainnya. Sesudah itu, kami pulang pukul 17:30 dan dilanjutkan dengan mengobrol bersama Bu Marmi. Disitu, kami banyak mengerti tentang kehidupan di desa dan banyak lagi. Sampai akhirnya, jam sudah pukul 21:00 dan kami memutuskan untuk ke kamar masing-masing. Tapi, saya baru bisa tidur pukul 00:30.



2. Sabtu, 30 Maret 2019



          Pada hari Sabtu, kami bangun pukul 05:00. setelah bangun, kami membereskan kamar, lalu bertemu Bu Marmi, berniat membantu. Tetapi kamu disuruh menonton TV saja oleh Bu Marmi. Setelahnya, pukul 06:30, kami ikut bapak ke sawah untuk membawakan makanan para petani, dan kami langsung disuruh pulang. Pukul 07:30 kami diajak sarapan oleh Bu Marmi. Setelah itu, saya memutuskan untuk mandi, lalu menonton TV, karena Bu Marmi sedang mengajar di sekolah, dan bapak berkeliling desa. Pukul 11:00 kami keluar rumah, karena banyak teman-teman yang main ke rumah tempat kami tinggal. Pada pukul 13:00, kami di ajak Bu Marmi pergi ke kebun teh menggunakan mobil salah satu warga, tetapi karena dipertengahan jalan hujan, kami pergi ke tempat wisata yang tidak hujan. Di sana, kami bermain sekaligus memberi surprise kepada salah satu teman sekelompok kamu, Yosephine, yang apada saat itu berulang tahun. Kami menyirami dia dengan air dan melempari tepung, benar-benar seru. Sesudahnya, kami pergi ke sungai untuk bermain air, sembari Bu Marmi menghadiri pesta pernikahan salah satu warga. Sesudahnya, kami pulang, makan kue bersam, lalu mandi dan bersiap-siap ke gereja. Pukul 18:00 kami pergi ke gereja untuk beribadah. Setelah itu, kami ikut induk semang arisan, tapi kami main bersama teman kami. setelah itu, kami pulang, dan tidur.




3. Minggu, 31 Maret 2019





            Kami bangun pukul 06.00, lalu sarapan bersama. Setelah itu, kami mandi dan packing, lalu pukul 09:00 kami ke gereja dan pulang. 

No comments:

Post a Comment